Merupakan ruangan, tempat yang digunakan sebagai tempat shalat dan mengaji bagi umat Islam.
Ruang tempat Aktivitas untuk melatih tubuh siswa, guuru dan staff tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani.
Merupakan tempat untuk siswa mengapresiasikan dan meng-explore bakat yang di miliki.
Mudahkanlah, jangan dipersulit!
Jangan pernah menganggap remeh pentingnya pola makan karena itu adalah fondasi untuk kesehatanmu.
Kegiatan SDN 28 Payakumbuh hari ini "Sarapan pagi dengan menu sayur dan telur bersama" Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik selalu makan makanan yang sehat. Ini salah satu kegitan yang termasuk ke dalam pembiasaan Anak Indonesia Hebat.
Sarapan menyediakan proporsi asupan total nutrisi sepanjang hari secara signifikan dan menawarkan kesempatan untuk mengkonsumsi makanan yang penuh dengan nutrisi seperti zat besi, serat dan vitamin. Manfaat sarapan pagi bagi tubuh yakni mengkoordinasi tubuh untuk menjadi lebih baik.
?Berikut adalah berbagai manfaat sarapan pagi untuk anak.
1. Menambah energi
Ibarat mobil, sarapan pagi bertindak sebagai bensin alias bahan bakar yang menjadi sumber tenaga untuk beraktivitas.
2. Meningkatkan konsentrasi dan daya ingat
Sudah terbukti jika anak yang rajin sarapan pagi cenderung lebih fokus dan bisa berkonsentrasi serta memiliki daya ingat yang baik ketimbang anak yang tidak sarapan.
3. Meningkatkan prestasi akademik
Anak yang rutin sarapan tiap pagi pun cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik daripada anak yang tidak sarapan.Manfaat sarapan pagi ini bisa anak Anda peroleh karena ia mampu mengerjakan tugas-tugas dan ujian sekolah dengan lebih baik.Hal ini tentu akan mengarah kepada nilai akademik anak yang lebih baik pula.Tak hanya itu, anak yang sarapan tiap pagi pun memiliki hubungan yang lebih baik dengan guru dan orang dewasa lainnya di sekolah.
4. Memiliki gizi yang cukup
Sarapan pagi juga dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, terutama jika mengonsumsi makanan kaya nutrisi.
? Kepala Sekolah ?
Ibu Hj. Wisma Diandra, M. Pd
Alhamdulillah peserta didik kita antusias membawa makanan sehat dari rumah.
#Sdn28payakumbub
#Sekolahbahagia
#cerdasdanberkarakter
#Mandiri
#Kreatif
#Inovatif
#Sekolahsehat
#disdikpyk
#sarapanpagi
Bissmilahhirrahmanirrahim
Assallammualaikum Wr. Wb
Jalan-jalan ke bukit Olympus
Lihat gajah kakinya timpus
Banyak ilmu ada di kampus
Rajin belajar biar tak mampus
Alhamdulillah Hari ini Kegiatan SDN 28 Payakumbuh penyerahan rapor peserta didik kepada orang tua.
Kegiatan pagi diawali dengan penyampaian Motivasi dari Kepala Sekolah kita Ibu Hj. Wisma Diandra, M. Pd.
Kiat kita selanjutnya Sosialisasi Pengelolaan Sampah untuk Masa Depan yang Lebih Hijau.
SDN 28 Payakumbuh, di bawah kepemimpinan Ibu Hj. Wisma Diandra, M.Pd., mengadakan sosialisasi penting mengenai program Sekolah Adiwiyata dan pengelolaan sampah yang efektif. Acara ini melibatkan seluruh wali murid dan peserta didik, menandai langkah signifikan sekolah menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Ibu Hj. Wisma Diandra menekankan pentingnya peran aktif setiap individu dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Beliau menjelaskan secara detail konsep Sekolah Adiwiyata, sebuah program yang bertujuan untuk menciptakan sekolah yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Lebih dari sekadar program kebersihan, Adiwiyata mendorong perubahan perilaku dan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Fokus utama sosialisasi ini adalah pengelolaan sampah. Ibu Hj. Wisma Diandra memaparkan berbagai metode pengelolaan sampah yang efektif dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah dan rumah. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:
- 3R (Reduce, Reuse, Recycle): Pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai, penggunaan kembali barang-barang yang masih layak, dan daur ulang sampah menjadi hal yang sangat ditekankan. Sekolah mendorong siswa membawa bekal makanan dan minuman dalam wadah yang dapat digunakan kembali, mengurangi penggunaan plastik kemasan.
- Pemilahan Sampah: Sosialisasi ini mengajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik akan diolah menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah, sementara sampah anorganik akan didaur ulang atau dibuang sesuai prosedur yang tepat.
- Kebersihan Lingkungan: Peserta sosialisasi diajak untuk berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya. Hal ini termasuk membuang sampah pada tempatnya dan turut serta dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Selain pemaparan materi, sosialisasi juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Hal ini memberikan kesempatan bagi wali murid dan peserta didik untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai pengelolaan sampah dan penerapan program Adiwiyata. Antusiasme yang tinggi terlihat dari partisipasi aktif para peserta.
Keberhasilan program Sekolah Adiwiyata di SDN 28 Payakumbuh sangat bergantung pada kerjasama antara sekolah, wali murid, dan peserta didik. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran dan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, SDN 28 Payakumbuh optimis dapat meraih predikat Sekolah Adiwiyata dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Payakumbuh.
Kegiatan selanjutnya penyerahan hadiah bagi peserta didik yang mendapatkan juara Dan langsung Pengumuman sang pemuncak dari masing-masing Kelas, mulai dari kelas rendah sampai kelas tinggi. Nilai yang diumumkan NILAI TERTINGGI Pengetahuan.
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan rapor dari walikelas kepada orangtua di kelas masing- masing.
Alhamdulillah berkat kerjasama kita semua kegiatan hari ini berjalan lancar. Alhamdulillah juga selesai sudah tutup tahun ajaran tahun 2024/2025, selesai pula tugas ibu majelis guru sementara di semester 2 ini. Semoga kita bertemu lagi di ajaran baru 2025/2026 dikelas yang berbeda anak- anak ibuk semuanya...????
#SEKOLAHBAHAGIA
#SDN28PAYAKUMBUH
#CERDASBERKARAKTER
#MANDIRI
#SEKOLAHSEHAT
#DISDIKPYK
Berbekal Kreativitas dan Semangat, kegiatan kita tadi pagi pelepasan kontingen Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang kriya anyaman dan gambar ekspresi yang akan bertanding di SDN 11 Payakumbuh. Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Sekolah Ibu Hj. Wisma Diandra, M.Pd.,menandai dimulainya perjuangan para siswa berbakat dalam ajang bergengsi
Para siswa terpilih, yang telah melalui proses seleksi menunjukkan dedikasi tinggi dalam berlatih, tampak siap dan percaya diri. Karya-karya kriya anyaman mereka, hasil dari ketekunan dan kreativitas, menunjukkan potensi besar yang dimiliki para siswa. Begitu pula dengan karya gambar ekspresi yang sarat makna dan estetika, siap untuk bersaing dengan karya-karya terbaik dari seluruh Indonesia.
Ibu Hj. Wisma Diandra, M.Pd., menyampaikan pesan agar para siswa tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga menikmati proses dan menjadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran berharga. Beliau juga menekankan pentingnya sportivitas, kekompakan tim, dan menjunjung tinggi nama baik sekolah. "Berjuanglah dengan semangat juang yang tinggi, tunjukkan bakat kalian, dan jadilah duta sekolah yang membanggakan," pesannya kepada para siswa.
Semoga kontingen FLS3N cabang kriya anyaman dan gambar ekspresi dapat meraih prestasi gemilang. Doa dan dukungan dari seluruh Ibuk Bapak Guru dan juga peserta didik. Selamat berjuang!
?Kepala Sekolah ?
Ibu Hj. Wisma Diandra, M. Pd
#sdn28pyk
#sekolahsehat
#sekolahramahanak
#disdikpyk
#TingkatKotaPayakumbuh
#cerdasberkarakter
#mandiri
#FLS3N
Bunga mawar tumbuh di taman,
Harum semerbak di pagi hari.
Jaga kebersihan diri dan lingkungan,
Agar hidup nyaman dan asri.
Kegiatan kita pagi ini yaitu Rabuberdiling ( Rabu bersih diri dan lingkungan) Menuju Sekolah Adiwiyata.
Sekolah Adiwiyata merupakan impian bagi setiap sekolah, merupakan suatu program yang bertujuan untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Salah satu upaya untuk mencapai predikat tersebut adalah dengan menerapkan pengelolaan sampah yang baik. Kegiatan Rabuberdiling (Rabu Bersih Lingkungan) yang dilakukan di sekolah kita merupakan langkah nyata menuju terwujudnya sekolah Adiwiyata.
Kegiatan Rabuberdiling yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu ini, tidak hanya sekedar membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga memfokuskan diri pada pemilahan sampah. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan untuk membedakan jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik (sampah sisa makanan, daun kering), sampah anorganik (plastik, botol, kaleng), hingga sampah B3 (sampah berbahaya dan beracun). Dengan pemilahan yang tepat, proses pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan efisien.
Manfaat dari pemilahan sampah dalam kegiatan Rabuberdiling ini sangat beragam. Pertama, mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah. Kedua, meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Ketiga, mendukung terwujudnya sekolah Adiwiyata dengan menunjukan komitmen sekolah dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Keempat, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Tidak hanya siswa, guru dan tenaga kependidikan juga turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hal ini menunjukan komitmen bersama untuk mencapai tujuan sekolah Adiwiyata. Semoga dengan konsistensi dalam melaksanakan kegiatan Rabuberdiling dan pemilahan sampah, sekolah kita semakin dekat dengan predikat Sekolah Adiwiyata. Mari kita jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah kita bersama-sama!
--SD Negeri 28 Payakumbuh --
Kepala Sekolah: Ibuk Hj. Wisma Diandra, M. Pd
#sdn28payakumbuh
#sdn28ok
#sekolahadiwiyata
#cerdasberkarakter
#berkarakterberprestasi
#disdikkotapayakumbuh
#penanggulangansampah
Sekolah kami terdiri dari 304 siswa, 15 guru, staff TU 1 orang, Penjaga Sekolah 1 orang, Guru Perpustakaan 1 orang